10 HUKUM TAURAT MUSA

Banyak pihak muslim yg ingin memaksakan bhw di Quran juga ada, terbukti saat De5ku menanyakan 10 Hukum Taurat kpd ustad/ulama, rata2 jawaban mreka ambil dari ayat pemanis yg lompat2 dan sangat lucu.., krn ditulis dlm ayat2 yg berbeda termasuk situasi dan waktunya (bukan urutan 10 Hukum yg Allah brikan kpd Musa di Gunung Sinai).

Tidak terdapat sedikitpun kata “10 HUKUM TAURAT MUSA” di Quran disebut.
Hehehe.., kalau cuman ngomong comot sana-sini siapa aja bisa tapi mreka tdk sadar perlakuan itu membuka aib bagi Quran sendiri.


10 Hukum Taurad adalah bukti goresan nyata tangan Tuhan di atas dua buah kepingan batu yg diberikanNya kpd Musa di gunung Sinai, prinsip2 10 perintah yg ada di kitab Keluaran 20 : 1-17 adalah sbb:

1. Jangan Menyekutukan Allah dng Sesuatu pun (ayat 3), muslim mendalil dari [Qs. Al-hasyr 23]
2. Jangan menyembah berhala (ayat 4, 5), muslim mendalil dari [Qs.Al-Baqarah 22]
3. Jangan menyebut nama Tuhan sembarangan (ayat 7), muslim mendalil dari [Qs. An-nisaa 116]
4. Memuliakan hari Sabtu (ayat 8), muslim mendalil dari [Qs. Al Jumu’ah 9]
5. Muliakan Ayah Ibu (ayat 12), muslim mendalil dari [Qs. Al-Israa’ 23]
6. Jangan membunuh (ayat 13), muslim mendalil dari [29. [287]]
7. Jangan berzinah (ayat 14), muslim mendalil dari [Qs. An Nuur 3]
8. Jangan mencuri (ayat 15), muslim mendalil dari [Qs. Al-Maa’idah 38]
9. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu (ayat 16), muslim mendalil dari [Qs. At Taubah 42]
10. Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki2, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yg dipunyai sesamamu. (ayat 17) [Qs.Al-Baqarah 180]

Yg ingin saya tanyakan, apakah hukum taurat itu berlaku juga dlm aturan kehidupan muslim..? Adakah muslim yg berani menjawab..?

Menurut Islam, orang yang beriman adalah mereka yang percaya kepada Allah sebagai Tuhan, dan Muhammad sebagai utusan-Nya. Diluar itu orang-orang disebut kafir.

Perlakuan hukum Islam terhadap orang kafir tidak pernah sebagai sesama ciptaan Allah yang bejat bermartabat, melainkan diposisikan sebagai makhluk yang seyogyanya disingkirkan dengan kekerasan, teror, bahkan pembunuhan.
Pada waktu islam masih lemah, mereka menyuarakan ayat2 Allah yg lembut sekali..

“Tidak ada paksaan dalam beragama Islam”.
“Bagi kamu agama kamu dan bagiku agamaku” (QS 2:256 dan 109:6).

Seakan-akan islam adalah agama yg penuh kasih sayang dan amat bertoleransi dan cinta damai terhadap pemeluk-pemeluk agama non-Islam. Tetapi cepat atau lambat, begitu jml pemeluk islam mulai berkembang maka suara merekapun akan menggelegar… Segera tampak mereka tidak mampu lebih lama menyembunyikan kekerasan dan pedang yg ditujukan kepada orang-orang yg dianggaap kafir.

Namun Quran mulai mewahyukan belangnya di ayat: [QS 47:4]
“Apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir, maka pancunglah batang leher mereka. Sehingga apabila kamu telah mengalahkan mereka maka tawanlah mereka dan sesudah itu kamu boleh membebaskan mereka atau menerima tebusan sampai perang berhenti. Demikianlah, apabila Allah menghendaki niscaya Allah akan membinasakan mereka tetapi Allah hendak menguji sebahagian kamu dengan sebahagian yang lain. Dan orang-orang yg gugur pada jalan Allah, Allah tidak akan menyia-nyiakan amal mereka”

Thdp orang2 Nasrani, kini mereka berbalik (mengkontradiksikan dirinya sesuai dengan kontradiksi ayat Allah) dengan terang-terangan mengkafirkan mereka: “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yg berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih puter Maryam”, padahal Al-Masih sendiri) berkata :”Hai Bani Israel, sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu” (QS 5:72,73, dll. )

Pengkafiran dan kebencian ini tak pernah surut. Saat ini tidak ada satu gerejapun di Arab Saudi; padahal di zaman Muhammad ketika ia bermusuhan dengan suku Quraisy, dia mencari dukungan dari orang Yahudi dan Nasrani.
Tetapi waktu pengikutnya sudah banyak maka mereka tak segan-segan membunuhi orang Yahudi dan Nasrani.

Betapa gawatnya wahyu Allah yg mendorong-dorong pembunuhan terhadap para kafir/musyrikin dapat disaksikan dalam ratusan wahyuNya. Dan untuk menetralkan kegelisahan pembunuhan massif itu, Allah mengambil tanggung jawab pembunuhan itu kedalam tanganNya sendiri: “… maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu dimana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah ditempat pengitaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan..”(QS 9:5).

“Kelak akan Aku jatuhkan rasa ketekutan (teror) ke dalam hati orang-orang kafir, maka penggallah kepala mereka dan pancunglah tiap-tiap ujung jari mereka …Maka bukan kamu yg membunuh mereka, akan tetapi Allah-lah yg membunuh mereka (QS 8:12;17).
Berpuluh-puluh ayat pedang yg senada bisa ditemukan di Quran, antara lain : QS 8:60;9:14;5:33;9:73;9:29;48:29;4:74;2:154;2:190-191;9:38;9:41;4:76 dll

Dan biasanya para junjungan nabi Arab akan berdalih atau melakukan pembenaran bahwa ayat2 kejam tersebut adalah ayat perang, namun dlm ayat anti kafir tsb termasuk sgt mempengaruhi pikiran umat utk mudah curiga, dengki,  emosi dan suasana hati yg mudah ingin berperang..

7 thoughts on “10 HUKUM TAURAT MUSA

  1. Mungkin krn Quran berisi kontradiksi thdp hukum taurat, maka mohammad mengklaim kitab taurat sudah dipalsukan.

    Kontradiksi yg nyata adalah :
    – Hukum kedua menyatakan tak boleh membuat bentuk apapun untuk disembah, kenyataannya muslim nyembah2 kotak kabah.

    – Hukum ketiga menyatakan jangan menyebut nama tuhan dengan sembarangan, kok malah muslim mengenal 99 nama tuhan, benar2 sembarangan deh.

    – Hukum ke empat kuduskan hari sabat, itu adalah hari ke 7 setelah 6 hari tuhan bekerja menciptakan langit dan bumi, antara protestan dan pentakosta ada sedikit persepsi tentang hari sabat, yaitu antara sabtu atau minggu, ini bisa dimengerti dan masuk akal, yang satu menganggap hari pertama adalah minggu, satunya menganggap hari pertama adalah senin; tetapi di islam, sungguh tak masuk akal, hari sabatnya adalah jumat, sungguh pemikiran miring kalau menganggap hari pertamanya adalah sabtu.

    – Hukum ke lima hormati ayah dan ibu, di islam ada perbedaan penghormatan, jauh lebih menitik beratkan pada penghormatan ibu.

    – Hukum ke enam jangan membunuh, islam jelas mengijinkan bahkan untuk kasus tertentu menganjurkan pembunuhan.

    – Hukum ke tujuh jangan berzinah, dengan diijinkannya poligami, sudah pasti muslim diijinkan berzinah, karena semua poligami pasti diawali oleh perzinahan.

    – Hukum ke sepuluh jangan mengingini istri dan harta sesamamu, ini jelas sekali semua orang tahu, mohammadlah pelopornya mengingini istri anak angkatnya.

    Itulah sebabnya knapa Quran ngotot mengatakan kitab taurat sudah dipalsukan, krn hukum2 taurat mutlak dilanggar oleh mohammad.

    Nabi Arab ini emang keangetan dehh, memutar baikkan fakta, sudah melanggar, justru menuduh yg asli sbagai palsu sembari tak bisa menunjukkan yang asli menurut dia.

    Balas
  2. Hukum Taurat ” JANGAN MEMBUNUH”

    Tidak ada alasan apapun untuk mengizinkan manusia untuk membunuh. Sejarah para Nabi dan siapapun, tidak akan menjadi alat pembenaran terhadap alasan untuk membunuh.

    Allah berfirman, jangan membunuh titik. Tidak ada kata kata keterangan yang menyertai kalimat itu misalnya ‘kecuali, …..’ sehingga ajaran agama dan polemik jihad sebagai alasan membunuh melanggar FIRMAN ALLAH.

    Baca [Mat 5:21-22]. Sekarang saya bertanya manakah yang lebih mulia : “Bunuhlah musushmu atau kasihilah Musuhmu ?”. Oleh karena itu patutlah diragukan kalau saudara masih saja berniat membunuh orang lain yang tidak sejalan dengan anda. Yesus mengajarkan “kasihilah musuhmu” bayangkan saja jika anda memberi tumpangan kepada mereka yang mengfitnah dan merancang kejahatan kepada anda.

    Mari berjuang untuk membuat bumi ini bersahabat dan meninggalkan ajaran konyol untuk saling membunuh orang yang berbeda dengan kita. Allah tidak bisa anda tipu, mengatakan “oh, sorry ya Allah, ini perintah NABI, aku harus mati jihad demi ALLAH”. Konyolkan ?

    Apakah Yesus mengganti hukum Taurat dengan hukum kasih?

    “Lebih mudah langit dan bumi lenyap dari pada satu titik dari hukum Taurat batal.” Lukas: 16:17. ” … kasih adalah kegenapan hukum Taurat” Roma 13:10. Dasar dari hukum Taurat adalah kasih, hukum kasih dalam Matius 22 : 37-39 adalah intisari dari hukum Allah : “Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi” Matius 22:40.

    Hukum yang pertama : Mengasihi Allah (Matius 22:37) ayat ini referensi dari Ulangan 6:5

    Hukum yang kedua : Mengasihi sesama (Matius 22:39) ayat ini referensi dari Imamat 19:18

    Penjabaran dari kasih terdapat dalam hukum-hukum Allah. “Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintahNya. I Yohanes 5:3

    ALLAH yang bener tidak memberi perintah yang melanggar perintahNya sebelumnya. Kalau Allah sudah berkata jangan membunuh, masa ada perintah berikutnya kepada seorang NABI, ‘bolehlah kau membunuh demi agamamu, demi kepentingan politikmu …luar biasa, hati2 menganalisa hal ini, anda akan tertipu oleh nabi-nabi palsu. Jadi manusia adalah objek ALLAH untuk kemuliaan namaNya, bukan untuk kemuliaan manusia.

    Markus 7: 7-8 “Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang kepada perintah manusia.”

    Para ahli Taurat dan orang Farisi menambahkan adat istiadat pada hukum Tuhan. Salah satu contoh adalah adanya aturan-aturan khusus untuk mencuci tangan dan mencuci perabot-perabot (Markus 7:3-4). Masih banyak hal-hal seperti ini mereka buat (ayat 13 b) dan mereka mempersalahkan orang yang tidak melakukannya. Yesus menyatakan bahwa makan dengan tidak mengikuti aturan-aturan tersebut tidak membuat makanan menjadi najis (ayat 14).

    Contoh kedua adalah mereka mengesampingkan hukum Taurat mengenai penghormatan terhadap orang tua demi melaksanakan adat istiadat (Matius 15:3-6)

    Balas
  3. Doa Bapa Kami
    Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah nama-Mu, datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga.
    Berikanlah kami pada hari ini makanan kai yang secukupnya dan ampunilah kami dari kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari yang jahat.
    (dari Injil Matius Alkitab Terjemahan Baru, edisi ke-2, LAI 1997 – ejaan baru)

    Bapa kami jang disorga, dikuduskanlah namaMu, datanglah KeradjaanMu, djadilah kehendakMu dibumi seperti disorga.
    Berilah kami pada hari ini makanan kami jang secukupnja dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami djuga mengampuni orang jang bersalah kepada kami; dan djanganlah membawa kami kedalam pentjobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada jang djahat.
    (dari Injil Matius Alkitab Terjemahan Baru, LAI 1971, 1974 – ejaan lama)

    Balas
  4. Dlm Injil ber-kali2 diberitahu bhw: ”Aku, TUHAN, selalu berkata benar, selalu memberitakan apa yang lurus” (Yes.45:19),”Tuhan yg tidak berdusta” dan ”Allah tidak mungkin berdusta” (Titus1:2; Ibr6:18).

    Tapi anehnya Allah Islam yg Maha Baik bisa menciptakan ketidak-baikan, misalnya manusia diciptakan dalam keadaan susah-payah (Qs 90:4). Karena alasan tertentu Allah juga bisa menjuluki diriNya sebagai sebesar-besar/sebaik-baik penipu daya (QS 3:54,8:30, silahkan baca bahasa dan istilah aslinya).
    Dan Allah ini dengan alasan tersendiri, diam-diam menyesatkan semua orang ketika Ia menggantikan Isa Al-Masih yg hendak disalibkan itu dgn seorang Isa-Isa-an yg tidak pernah diketahui identitasnya dan alasannya.

    Dengan sejumlah perbedaan hakiki antara sifat Allah Al-Quran dengan Tuhan Alkitab, maka dapat disimpulkan dengan mudah bahwa kedua Tuhan ini sungguh jauh dari sama, bak siang dengan malam.

    Tidak benar seruan Nabi yg berkata: “Tuhanmu dan Tuhanku satu adanya”, yg namun kelak diralatnya sendiri menjadi: “Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yg berkata: “Sesungguhnya Allah ialah Al Masih putera Maryam” (Qs.5:72).

    Pernyataan di Injil jelas bhw Yesus/Isa sama dgn Allah:

    Kamu menyebut Aku (YESUS/Isa) Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. (Yohanes 13:13)

    Tapi Muhammad via Quran menyesatkan dgn pernyataan:
    Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan: “Bahwasanya Allah salah satu dari yg tiga”, padahal sekali-kali tidak ada Ilah (yg kelak berhak disembah) selain Ilah Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yg mereka katakan itu, pasti orang-orang yg kafir diantara mereka akan ditimpa siksaan yg pedih. (QS. 5:73)

    Di sisi lain menyatakan bhw arwah Muhammad masih menunggu Hakim yg Adil utk masuk ke Surga, hal ini umat muslim termasuk nasrani pun mempercayainya:

    Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yohanes 14:6)

    Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, (Yohanes 11:25)

    Sampai pada akhirnya karena bingung dengan pernyataan di atas, utk mempermudah penyesatan kitab2 terdahulu maka Muhammad menyisipkan pernyataan sesuai dengan Qs 6:34 “Tak ada seorangpun yang dapat mengubah kalimat-kalimat Allah.“
    Tetapi bila Allah yang maha kuasa dapat menjaga wahyu Al-Quran, apakah Ia tidak berkuasa menjaga wahyu sebelumnya, yaitu kitab Injil?

    Ujung2nya Al-Quran menuai kontradiksi dlm misi agama dari arab yg di ciptakan oleh mantan pedagang ini:
    Yg cukup membingungkan byk pihak adalah, adanya kontradiksi antara Qs 6:34 tadi dgn Qs 2:106, “Apa saja ayat yg Kami naskahkan atau Kami jadikan lupa kepadanya, Kami datangkan yang lebih baik daripadanya atau yg sebanding dengannya.“ Jika demikian, manakah ayat berikut ini yg merupakan pesan Allah: Qs 2:256 “Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam),” atau Qs 8:39 “Dan perangilah mereka supaya jangan ada (fitnah) dan supaya agama itu semata-mata bagi Allah.“?

    Wassalam,
    Staff Isa Al-Masih

    Balas
  5. Kamu trlalu picik mmandang islam,baca dl sjarah,kitab2 salaf,ihya ulumuddin..Dll.,br blh bcara.Ktika nbi dmadinah,pngikutnya udah bnyk bliau prnh brsabda pd pr shbatx”brng siapa yg mngganggu kafir dzimmi(kfr yg hdup damai dgn orng islam)mk orng tu sama dgn mngganggu aku”lihat btp nbi pun mmulyakn non muslim sjajar dgn diri beliau sndiri.1x lg bc ihya ulumuddin br ksh koment.

    Balas
  6. Ini bukti prubahan ISLAM thdp 10 Hukum Tuhan yg ditrima Musa:
    1. Jangan Menyekutukan Allah dng sesuatu pun, ehh disisakannya Hajar Aswat..
    2. Jangan menyembah berhala, ehh diciumnya Haja Aswat..
    3. Jangan menyebut nama Tuhan sembarangan, ehh teriak2 auwloh huakbar sambil kesurupan..
    4. Memuliakan hari Sabtu, ehh nungging ke Arab hr jumat..
    5. Muliakan Ayah Ibu, ehh demi muhammad apapun halal..
    6. Jangan membunuh, ahh asalkan, kecuali bla bla..
    7. Jangan berzinah, ehh malah bikin pelacuran dlm pernikahan..
    8. Jangan mencuri, ehh asal demi agama mjarah gpp..
    9. Jangan mengucapkan saksi dusta tentang sesamamu, ehh demi muhammat dan tuhannya berdusta gpplah..
    10. Jangan mengingini rumah sesamamu; jangan mengingini isterinya, atau hambanya laki2, atau hambanya perempuan, atau lembunya atau keledainya, atau apapun yg dipunyai sesamamu. Tapi muhammad sebaliknya, tukang kawin, jarah dan bahkan menyetujui para sahabatnya mperkosa..!

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s