Muslim cenderung Kasar dan Pemarah

Saya tidak mengerti mengerti mengapa ada orang yang rela meledakkan bayinya sendiri di pesawat terbang di London..? Mengapa ada orang yang tega menabrak gedung tinggi membunuh ribuan orang? Mengapa bisa sampai terjadi kasus Bom Bali..? Mengapa seluruh Muslim di seluruh dunia cenderung membenci Yahudi? Setelah riset di internet, ternyata saya menemukan alasannya. Karena qur’an ada perintah untuk membunuh kafir..!

Semula saya tak percaya jika ada yang berkata bahwa orang Islam itu cenderung kasar dan pemarah. Setelah saya menelaah isi Alquran, saya jadi tahu penyebabnya. Semuanya disebabkan karena doktrinasi Muhammad dalam kitabnya itu.

Berikut ini adalah ayat-ayat Quran yang dijadikan dasar hukum bagi para teroris, bommber, dan tindak kerusuhan massa Islam (penjarahan, perampokan dan pemerkosaan):

[QS 8:39] Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan.

[QS 9:14] Perangilah mereka, niscaya Allah akan menyiksa mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman,

[QS 9:29] Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah), (yaitu orang-orang) yang diberikan Al Kitab kepada mereka, sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk.

[QS 9:123] Hai orang-orang yang beriman, perangilah orang-orang kafir yang di sekitar kamu itu, dan hendaklah mereka menemui kekerasan daripadamu, dan ketahuilah, bahwasanya Allah beserta orang-orang yang bertakwa.

[QS 66:9] Hai Nabi, perangilah orang-orang kafir dan orang-orang munafik dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka adalah neraka Jahannam dan itu adalah seburuk-buruk tempat kembali.

[QS 2:191] Dan bunuhlah mereka di mana saja kamu jumpai mereka, dan usirlah mereka dari tempat mereka telah mengusir kamu (Mekah); dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan, dan janganlah kamu memerangi mereka di Masjidil Haram, kecuali jika mereka memerangi kamu di tempat itu. Jika mereka memerangi kamu (di tempat itu), maka bunuhlah mereka. Demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.

[QS 4:66] Dan sesungguhnya kalau Kami perintahkan kepada mereka: “Bunuhlah dirimu atau keluarlah kamu dari kampungmu”, niscaya mereka tidak akan melakukannya, kecuali sebagian kecil dari mereka. Dan sesungguhnya kalau mereka melaksanakan pelajaran yang diberikan kepada mereka, tentulah hal yang demikian itu lebih baik bagi mereka dan lebih menguatkan (iman mereka),

[QS 4:89] Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka janganlah kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong (mu), hingga mereka berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu ambil seorangpun di antara mereka pelindung, dan jangan (pula) menjadi penolong,

[QS 4:91] Kelak kamu akan dapati (golongan-golongan) yang lain, yang bermaksud supaya mereka aman daripada kamu dan aman (pula) dari kaumnya. Setiap mereka diajak kembali kepada fitnah (syirik), merekapun terjun ke dalamnya. Karena itu jika mereka tidak membiarkan kamu dan (tidak) mau mengemukakan perdamaian kepadamu, serta (tidak) menahan tangan mereka (dari memerangimu), maka tawanlah mereka dan bunuhlah mereka dimana saja kamu menemui mereka, dan merekalah orang-orang yang Kami berikan kepadamu alasan yang nyata (untuk menawan dan membunuh) mereka.

[QS 9:5] Apabila sudah habis bulan-bulan Haram itu, maka bunuhlah orang-orang musyrikin itu di mana saja kamu jumpai mereka, dan tangkaplah mereka. Kepunglah mereka dan intailah di tempat pengintaian. Jika mereka bertaubat dan mendirikan shalat dan menunaikan zakat, maka berilah kebebasan kepada mereka untuk berjalan. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

[QS 8:12] Ingatlah, ketika Tuhanmu mewahyukan kepada para malaikat: “Sesungguhnya Aku bersama kamu, maka teguhkanlah pendirian orang-orang yg telah beriman”. Kelak aku akan jatuhkan rasa ketakutan ke dalam hati orang-orang kafir, maka PENGGALLAH KEPALA MEREKA dan PANCUNGLAH TIAP-TIAP UJUNG JARI MEREKA

[QS 9:103] Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka, dan mendo`alah untuk mereka. Sesungguhnya do`a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

[QS 59:2] Dia-lah yang mengeluarkan orang-orang kafir di antara ahli Kitab dari kampung-kampung mereka pada saat pengusiran kali yang pertama. Kamu tiada menyangka, bahwa mereka akan keluar dan merekapun yakin, bahwa benteng-benteng mereka akan dapat mempertahankan mereka dari (siksaan) Allah; maka Allah mendatangkan kepada mereka (hukuman) dari arah yang tidak mereka sangka-sangka. Dan Allah mencampakkan ketakutan ke dalam hati mereka; mereka memusnahkan rumah-rumah mereka dengan tangan mereka sendiri dan tangan orang-orang yang beriman. Maka ambillah (kejadian itu) untuk menjadi pelajaran, hai orang-orang yang mempunyai pandangan.

[QS 2:7] Allah telah mengunci-mati hati dan pendengaran mereka, dan penglihatan mereka ditutup. Dan bagi mereka siksa yang amat berat.

[QS 2:10] Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.

[QS 2:59] Lalu orang-orang yang zalim mengganti perintah dengan (mengerjakan) yang tidak diperintahkan kepada mereka. Sebab itu Kami timpakan atas orang-orang yang zalim itu siksa dari langit, karena mereka berbuat fasik.

[QS 2:86] Itulah orang-orang yang membeli kehidupan dunia dengan (kehidupan) akhirat, maka tidak akan diringankan siksa mereka dan mereka tidak akan ditolong.

[QS 2:114] Dan siapakah yang lebih aniaya daripada orang yang menghalang-halangi menyebut nama Allah dalam mesjid-mesjid-Nya, dan berusaha untuk merobohkannya? Mereka itu tidak sepatutnya masuk ke dalamnya (mesjid Allah), kecuali dengan rasa takut (kepada Allah). Mereka di dunia mendapat kehinaan dan di akhirat mendapat siksa yang berat.

[QS 2:161-162] Sesungguhnya orang-orang kafir dan mereka mati dalam keadaan kafir, mereka itu mendapat laknat Allah, para malaikat dan manusia seluruhnya.
Mereka kekal di dalam la`nat itu; tidak akan diringankan siksa dari mereka dan tidak (pula) mereka diberi tangguh.

[QS 2:165-166] Dan di antara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman sangat cinta kepada Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa, bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya dan bahwa Allah amat berat siksaan-Nya.
(Yaitu) ketika orang-orang yang diikuti itu berlepas diri dari orang-orang yang mengikutinya, dan mereka melihat siksa; dan (ketika) segala hubungan antara mereka terputus sama sekali.

[QS 2:178] Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaash (=pembalasan setimpal) berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yang mendapat suatu pema`afan dari saudaranya, hendaklah (yang mema`afkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi ma`af) membayar (diat) kepada yang memberi ma`af dengan cara yang baik (pula). Yang demikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barangsiapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih.

[QS 3:4] Sebelum Al Qur”an, menjadi petunjuk bagi manusia, dan Dia menurunkan Al Furqaan. Sesungguhnya orang-orang yang kafir terhadap ayat-ayat Allah akan memperoleh siksa yang berat; dan Allah Maha Perkasa lagi mempunyai balasan siksa.

[QS 3:10] Sesungguhnya orang-orang yang kafir, harta benda dan anak-anak mereka, sedikitpun tidak dapat menolak siksa Allah dari mereka. Dan mereka itu adalah bahan bakar api neraka,

[QS 3:56] Adapun orang-orang yang kafir, maka akan Ku-siksa mereka dengan siksa yang sangat keras di dunia dan di akhirat, dan mereka tidak memperoleh penolong.

[QS 3:85, 87-88] Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidak akan diterima (agama ini) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.
Mereka itu, balasannya ialah: bahwasanya laknat Allah ditimpahkan kepada mereka (demikian pula) laknat para malaikat dan MANUSIA SELURUHNYA.
mereka kekal di dalamnya, tidak diringankan siksa dari mereka, dan tidak (pula) mereka diberi tangguh,

[QS 3:91] Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan mati sedang mereka tetap dalam kekafirannya, maka tidaklah akan diterima dari seseorang di antara mereka emas sepenuh bumi, walaupun dia menebus diri dengan emas (yang sebanyak) itu. Bagi mereka itulah siksa yang pedih dan sekali-kali mereka tidak memperoleh penolong.

[QS 3:105] Dan janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang mendapat siksa yang berat,

[QS 4:14] Dan barangsiapa yang mendurhakai Allah dan Rasul-Nya dan melanggar ketentuan-ketentuan-Nya, niscaya Allah memasukkannya ke dalam api neraka sedang ia kekal di dalamnya; dan baginya siksa yang menghinakan.

[QS 6:49] Dan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami, mereka akan ditimpa siksa disebabkan mereka selalu berbuat fasik.

[QS 6:124-125] Apabila datang sesuatu ayat kepada mereka, mereka berkata: “Kami tidak akan beriman sehingga diberikan kepada kami yang serupa dengan apa yang telah diberikan kepada utusan-utusan Allah”. Allah lebih mengetahui di mana Dia menempatkan tugas kerasulan. Orang-orang yang berdosa, nanti akan ditimpa kehinaan di sisi Allah dan siksa yang keras disebabkan mereka selalu membuat tipu daya.
Barangsiapa yang Allah menghendaki akan memberikan kepadanya petunjuk, niscaya Dia melapangkan dadanya untuk (memeluk agama) Islam. Dan barangsiapa yang dikehendaki Allah kesesatannya, niscaya Allah menjadikan dadanya sesak lagi sempit, seolah-olah ia sedang mendaki ke langit. Begitulah Allah menimpakan siksa kepada orang-orang yang tidak beriman.

[QS 7:96] Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.

[QS 8:50] Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): “Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar”, (tentulah kamu akan merasa ngeri).

[QS 9:34] Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang batil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,

[QS 9:39] Jika kamu tidak berangkat untuk berperang, niscaya Allah menyiksa kamu dengan siksa yang pedih dan digantinya (kamu) dengan kaum yang lain, dan kamu tidak akan dapat memberi kemudharatan kepada-Nya sedikitpun. Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.

[QS 9:101] Di antara orang-orang Arab Badwi yang di sekelilingmu itu, ada orang-orang munafik; dan (juga) di antara penduduk Madinah. Mereka keterlaluan dalam kemunafikannya. Kamu (Muhammad) tidak mengetahui mereka, (tetapi) Kamilah yang mengetahui mereka. Nanti mereka akan Kami siksa dua kali kemudian mereka akan dikembalikan kepada azab yang besar.

[QS 13:37] Dan demikianlah, Kami telah menurunkan Al Qur”an itu sebagai peraturan (yang benar) dalam bahasa Arab. Dan seandainya kamu mengikuti hawa nafsu mereka setelah datang pengetahuan kepadamu, maka sekali-kali tidak ada pelindung dan pemelihara bagimu terhadap siksa Allah.

[QS 22:25] Sesungguhnya orang-orang yang kafir dan menghalangi manusia dari jalan Allah dan Masjidilharam yang telah Kami jadikan untuk semua manusia, baik yang bermukim di situ maupun di padang pasir dan siapa yang bermaksud di dalamnya melakukan kejahatan secara zalim, niscaya akan Kami rasakan kepadanya sebahagian siksa yang pedih.

[QS 32:14]
Maka rasailah olehmu siksa ini disebabkan kamu melupakan akan pertemuan dengan harimu ini; sesungguhnya Kami telah melupakan kamu (pula) dan rasakanlah siksa yang kekal, disebabkan apa yang selalu kamu kerjakan”.

[QS 32:20] Dan adapun orang-orang yang fasik (kafir), maka tempat mereka adalah neraka. Setiap kali mereka hendak ke luar daripadanya, mereka dikembalikan (lagi) ke dalamnya dan dikatakan kepada mereka: “Rasakanlah siksa neraka yang dahulu kamu mendustakannya”.

[QS 33:57]  Sesungguhnya orang-orang yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya. Allah akan mela`natinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.

[QS 36:45] Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Takutlah kamu akan siksa yang di hadapanmu dan siksa yang akan datang supaya kamu mendapat rahmat”, (niscaya mereka berpaling).

[QS 40:77] Maka bersabarlah kamu, sesungguhnya janji Allah adalah benar; maka meskipun Kami perlihatkan kepadamu sebagian siksa yang Kami ancamkan kepada mereka ataupun Kami wafatkan kamu (sebelum ajal menimpa mereka), namun kepada Kami sajalah mereka dikembalikan.

[QS 40:85] Maka iman mereka tiada berguna bagi mereka tatkala mereka telah melihat siksa Kami. Itulah sunnah Allah yang telah berlaku terhadap hamba-hamba-Nya. Dan di waktu itu binasalah orang-orang kafir.

[QS 46:26
Dan sesungguhnya Kami telah meneguhkan kedudukan mereka dalam hal-hal yang Kami belum pernah meneguhkan kedudukanmu dalam hal itu dan Kami telah memberikan kepada mereka pendengaran, penglihatan dan hati; tetapi pendengaran, penglihatan dan hati mereka itu tidak berguna sedikit juapun bagi mereka, karena mereka selalu mengingkari ayat-ayat Allah dan mereka telah diliputi oleh siksa yang dahulu selalu mereka memperolok-olokkannya.

[QS 58:5] Sesungguhnya orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya pasti mendapat kehinaan sebagaimana orang-orang yang sebelum mereka telah mendapat kehinaan. Sesungguhnya Kami telah menurunkan bukti-bukti yang nyata. Dan bagi orang-orang kafir ada siksa yang menghinakan.

[QS 67:28]
Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku jika Allah mematikan aku dan orang-orang yang bersama dengan aku atau memberi rahmat kepada kami, (maka kami akan masuk surga), tetapi siapakah yang dapat melindungi orang-orang yang kafir dari siksa yang pedih?”

[QS 3:85] Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

[QS 5:33] Sesungguhnya pembalasan terhadap orang-orang yang memerangi Allah dan Rasul-Nya dan membuat kerusakan di muka bumi, hanyalah mereka dibunuh atau disalib, atau dipotong tangan dan kaki mereka dengan bertimbal balik, atau dibuang dari negeri (tempat kediamannya). Yang demikian itu (sebagai) suatu penghinaan untuk mereka didunia, dan di akhirat mereka beroleh siksaan yang besar.

[QS 9:28] Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya orang-orang yang musyrik itu najis

[QS 9:73] Hai Nabi, berjihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya.

[QS 22:19, 20, 21,22] Inilah dua golongan (golongan mu”min dan golongan kafir) yang bertengkar, mereka saling bertengkar mengenai Tuhan mereka. Maka orang kafir akan dibuatkan untuk mereka pakaian-pakaian dari api neraka. Disiramkan air yang sedang mendidih ke atas kepala mereka. Dengan air itu dihancur luluhkan segala apa yang ada dalam perut mereka dan juga kulit (mereka). Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi. Setiap kali mereka hendak ke luar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka, niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya. (Kepada mereka dikatakan), “Rasailah azab yang membakar ini”.

5 thoughts on “Muslim cenderung Kasar dan Pemarah

  1. Alkitab sama sekali tidak menulis apa pun mengenai Muhammad, kecuali bahwa Yesus sendiri telah memperingatkan para murid akan munculnya nabi-nabi palsu. Ia mengatakan bahwa kamu akan mengenalinya dari buah-buah mereka.

    Lihatlah buah-buah Muhammad! Apakah ia menjalani hidup yang suci? Ia adalah seorang penjahat keji. Ia merampok, memperkosa, dan mencincang orang-orang tak bersalah dan membakar serta menjarah harta benda mereka.
    Itu sudah cukup bagi orang yang waras untuk mengetahui bahwa ia adalah seorang nabi palsu.
    Setelah memperhatikan buah-buah Muhammad, sekarang perhatikanlah buah-buah para pengikutnya, yang benar-benar ingin hidup sama seperti nabi mereka.

    Lihat bagaimana aksi-aksi kekerasan, terorisme, penindasan terhadap kaum wanita – yang terus-menerus terjadi hingga hari ini, yang dilakukan dalam nama Allah dan Nabi Islam..!

    Balas
  2. (Mat 22:37-39) “Kasihilah Tuhan Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu. Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
    Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.”

    Gak muluk2 kok landasan Hidup utk menjadi seorang Nasrani.

    Ajaran soal kekerasan, bunuh-membunuh tdk pernah ada dan tertulis dgn jelas dalam Kitab Nasrani, yang ada dgn jelas malah sebaliknya:

    (Mat 5:40-46) Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah kamu melawan orang yang berbuat jahat kepadamu, melainkan siapa pun yang menampar pipi kananmu, berilah juga kepadanya pipi kirimu.
    Dan kepada orang yang hendak mengadukan engkau karena mengingini bajumu, serahkanlah juga jubahmu.
    Dan siapa pun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil.
    Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu.
    Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
    Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
    Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
    Apabila kamu mengasihi orang yg mengasihi kamu, apakah upahmu? Bukankah pemungut cukai juga berbuat demikian?

    Mohon pahami ini, mengasihi sesama manusia tanpa memandang Suku, Agama dan Ras dan bahkan Mengasihi Musuhmu..!

    Tidak ada Agama yang lebih dari Agama lain selama kita saling menunjukkan tenggang rasa. Saling menghargai dan menjalankan Ibadah menurut keyakinan dan kepercayaan masing2 adalah jalan pencipta kedamaian.

    Balas
  3. YESUS MENYEBUT DIRI’NYA SENDIRI SEBAGAI TUHAN

    Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yg datang kpd Bapa, kalau tidak melalui Aku. (Yohanes 14:6)

    Jawab Yesus: “Akulah kebangkitan dan hidup; barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan hidup walaupun ia sudah mati, (Yohanes 11:25)

    Kamu menyebut Aku (YESUS/Isa) Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan. (Yohanes 13:13)

    Dan keselamatan tdk ada di dlm siapapun juga selain di dlm Dia (YESUS/Isa), sebab di bawah kolong langit ini tdk ada nama lain yg diberikan kpd manusia yg olehnya kita dpt diselamatkan.” (Kisah Rasul 4:12)

    Balas
  4. Tuhan yg benar tidak mendidik umat menjadi:
    – Pembunuh antar manusia lantaran membela agama..
    – Memutilasi pencuri lantaran hukum jadul & barbar..
    – Memancung umat murtad lantaran tdk 1 7an..
    – Merendahkan manusia di luar agama..
    – Membakar & menjarah tmp2 ibadah..
    – Merendahkan wanita krn poligami..
    – Triak2 nama Tuhan tp beringas..
    – Merajam wanita selingkuh..
    – Menomer 2kan wanita..
    – Dan masih banyak lg..

    Saya selalu menyimak cara diskusi sobat muslim di byk grup FB bikinan KAFIR ini, maka sy makin tahu bhw kalo Allah=BERHALA..!
    Selain Muhammad nabi2 mana yg suka cium BATU BERHALA..?

    Kalau Musa pernah cium batu hajar aswad, Musa gak bakalan pernah terima 10 Perintah Yahweh di gunung Sinai. Sedang Israel yg bikin patung anak lembu emas saja dimurkai oleh Yahweh, apalagi nabinya bila cium2 batu jimatnya Arab..

    Pikirlah bhw HAJAR ASWAD tidak boleh dibikin replikanya karena HAJAR ASWAD itu TAUHID, dialah yg disebut sebagai ALLAH SWT oleh bangsa Arab. Hajar Aswad adalah benar2 dianggap sebagai WUJUD ASLI dari sang awloh tauhid itu..

    Beda dgn agama2 lain, yg membuat replika dari patung2 Tuhan mreka, karena patung2 itu bukan wujud asli tuhan mereka, hanya semacam simbolik saja.

    Ini satu bukti kalau Quran itu adalah agama pagan, bacalah Quran kamu dan lihat allah punya anak perempuan..!

    Qs 53:19-20
    [19] Maka apakah patut kamu (hai orang-orang musyrik) menganggap Al Lata dan Al Uzza,
    [20] dan Manah yang ketiga, yang paling terkemudian (sebagai anak perempuan Allah)?

    Coba kamu hapus kata2 dalam kurungnya, jelas2 allah mengatakan jangan menyembah ketiganya terlebih dahulu, tetapi sembahlah allah.
    Tetapi banyak sobat muslim yg menafsirkan (mungkin krn malu) jadi di tambah kata dalam kurung.
    Nahh.. jelas kalau dihapus tanda kurungnya, allah ingin mengatakan jangan menyembah anak2nya yg ketiga dahulu, tetapi sembahlah dia allah dulu.
    Cobalah kamu lakukan pembenaran thdp hal ini..!

    Jadi yg kalian katakan allah itu esa, apa benar..?
    Ingat agama pagan, anak yg ketiga siapa..?
    Sampai sekarang Quran masih mengakui allah mempunyai anak, jadi jelaslah, Islam bertuhankan pada sosok yg wujudnya BATU. Bukankah ini layak disebut KAFIR SEJATI..?

    Kalau Hajar Aswad bukan allah yg dimaksud, kenapa Muhammad mentauhidkan Hajar Aswad sesuai dgn ayat ini:

    [QS 22:26] “Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat baitullah (dengan mengatakan): “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud.”

    Kata “AKU” dalam ayat di atas adalah HAJAR ASWAD, batu hitam yang diyakini oleh si Mamad sebagai tuhan.

    Siapakah yang dipersekutukan di Ka’bah sebelum Muhammad menghancurkan 359 berhala? HAJAR ASWAD.
    Kemudian, setelah Muhammad menghancurkan 359 berhala (istilah lain: men-sucikan Ka’bah), HAJAR ASWAD ini menjadi AT-TAUHID, satu-satunya, tidak lagi ada sekutu baginya, tiada tuhan-tuhan lain di sampingnya, tiada saingan, benar-benar tunggal.

    HAJAR ASWAD itulah yg dipanggil dengan nama “ALLAH” oleh suku Quraish Jahiliyah.

    Ternyata ANCAMAN MUHAMMAD bukanlah tanda keajaiban, tapi lewat keberingasan tangan2 para pengikutnya.

    Apa yg sering Muhammad katakan sebagai “AZAB ALLAH”, “MURKA ALLAH”, “SIKSA ALLAH YG PEDIH”, semua itu adalah hasil perbuatan tangan-tangan keji Muhammad dan para pengikutnya, bukan hasil dari sebuah mujizat dan bukan dari kutukan sang hajar aswad/allah sendiri..

    Balas
  5. Siapakah “AKU/TUHAN/ALLAH yang dimaksud dalam Ayat-ayat ini? Dia adalah HAJAR ASWAD

    QS 7:173. atau agar kamu tidak mengatakan: “Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan Tuhan sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau akan membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang sesat dahulu

    QS 7:191. Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhada-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang.

    QS 17:42. Katakanlah: “Jikalau ada tuhan-tuhan di samping-Nya, sebagaimana yang mereka katakan, niscaya tuhan-tuhan itu mencari jalan kepada Tuhan yang mempunyai ‘Arsy.”

    QS 18:110. Katakanlah: Sesungguhnya aku ini manusia biasa seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: “Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan yang Esa.” Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya.”

    QS 22:26 “Dan (ingatlah), ketika Kami memberikan tempat kepada Ibrahim di tempat baitullah (dengan mengatakan): “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku ini bagi orang-orang yang tawaf, dan orang-orang yang beribadah dan orang-orang yang rukuk dan sujud.”

    QS 4:116. Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa mempersekutukan (sesuatu) dengan Dia, dan dia mengampuni dosa yang selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan (sesuatu) dengan Allah, maka sesungguhnya ia telah tersesat sejauh-jauhnya.

    Catatan:
    Mempersekutukan atau memperserikatkan artinya: mengkawankan, mempertemankan, menyetarakan, menjadikan temannya, menjadikan kawannya, menjadikan sekutunya, menjadikan satu klompok dgn…, menggabungkan sesuatu dgn….

    Dan apa yg dilakukan Muhammad setelah dia menguasai Mekkah?
    Dia men-SUCIKAN KA’BAH sesuai dgn perintah HAJAR ASWAD dlm QS 22:26, “Janganlah kamu memperserikatkan sesuatu pun dengan Aku dan sucikanlah rumah-Ku”

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s