URAT NADI BOSS TERORIS TERPOTONG

Urat nadi terpotong sebagai bukti, Muhammad sesumbar bhw urat-nadi nya akan terpotong  jika dirinya mengada-adakan perkataan allah swt, simak baik2 di [Qs. 69:44-47]:
[44] Seandainya dia (Muhammad) mengada-adakan sebagian perkataan atas (nama) Kami,
[45] Niscaya benar-benar kami pegang dia pada tangan kanannya.
[46] Kemudian benar-benar Kami potong urat tali jantungnya.
[47] Maka sekali-kali tidak ada seorang pun dari kamu yang dapat menghalangi (Kami), dari pemotongan urat nadi itu.

Sungguh ini bukan sesuatu yg kebetulan, bhw dlm kitab Yahudi/ Taurat ada ayat yg benar2 selaras dgn tujuan peracunan wanita Yahudi kpd Muhammad:
[YEREMIA 23:15] TUHAN Yang Mahakuasa berkata, “Akan Kuberikan kpd para nabi di Yerusalem itu (kpd nabi palsu) tanaman pahit utk dimakan dan racun utk diminum, krn mereka telah menyebabkan orang-orang di seluruh negeri tdk menghormati Aku.”

Ujian peracunan di Kaybar adalah utk membuktikan Muhammad nabi beneran atau nabi palsu..
Tabaqat Ibn Sa’d halaman 249:
Wanita Yahudi yg meracuni Muhammad berkata, “Aku ingin tahu apakah kau benar-benar seorang nabi, yg jika memang benar maka racun ini tidak akan mengganggumu, dan jika kau ternyata seorang nabi palsu, maka aku akan dapat membebaskan masyarakat dari dirimu.”

Wanita Yahudi memberi racun dgn jangka waktu atau pengaruh racun yg menyiksa secara perlahan (berlama-lama) hingga tiga tahun dan akhirnya Muhammad menemui ajalnya pd hari Senin bulan Rabiul Awal tahun 12 hijrah atau bertepatan dgn tgl 6 Juni 632 Masehi.

Lebih menguatkan lagi bhw Muhammad mengakui terkena racun bukan hanya sekali, Aisyah melaporkan bhw Muhammad “SERING” mengatakan itu di dlm kepanikannya saat sekarat:

Ibnu Sa’d juga melaporkan: [Tabaqat Ibn Sa’d, hal.252]:
Rasul Allah hidup sampai tiga tahun setelah itu sampai racun itu menyebabkan rasa sakit sehingga ia wafat. Selama sakitnya dia biasa berkata, “Aku tidak pernah berhenti mengamati akibat dari daging (beracun) yg kumakan di Khaibar dan aku menderita beberapa kali (dari akibat racun itu) tapi sekarang kurasa tiba saatnya batang nadiku terputus.”

Hadis Sahih Bukhari Volume 5, Book 59, Number 713:
Dikisahkan oleh Aisha: Pada waktu sakitnya sebelum dia mati, sang Nabi sering mengatakan, “Wahai Aisha! Aku masih merasa kesakitan krn daging yg kumakan di Khaybar, dan sekarang aku merasa urat nadiku dipotong oleh racun itu.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s